Pages

Jumat, 02 Desember 2011

Sena International Airport

Just share aja...
iseng2, keluarin dari dus GA744 trus pasang GSE-nya.... dipoto pake kamera BB Storm
selamat menikmati...

gambar 1









gambar 2











gambar 3













gambar 4










gambar 5


Rabu, 30 November 2011

Mengenal Ground Support Equipment (GSE)

Ground Support Equipment biasa ditemukan di suatu Bandar Udara , terkadang berada di jalur area pelayanan terminal. Peralatan ini digunakan untuk melayani pesawat terbang sebelum keberangkatan maupun setelah tiba di bandara, dinamakan ground support equipment karena peralatan ground handling ini dapat mendukung operasi pesawat ketika berada di darat. Adapun fungsi umum dari peralatan ini meliputi ground power operations, aircraft mobility, dan loading operations (penumpang dan barang).

Ground support equipment
Banyak Airlines yang melakukan sub contract dengan perusahaan ground handling di bandara ataupun handling agent, atau juga dengan Airline lainnya. Ground handling memiliki banyak persyaratan dalam memberikan pelayanan dari pesawat pengangkut penumpang, diantara waktu tiba harus berada di (apron) pintu terminal dan keberangkatan selanjutnya juga demikian. Kecepatan, akurasi, dn efisiensi sangatlah penting di dalam pelayanan ground handling. in order untuk meminimalisir waktu yang terbuang (turnaround time), selama pesawat berada di pintu.
Airlines kecil terkadang memperbaiki sub contract dengan Airline yang lebih besar dan memiliki reputasi. Melalui kerja sama jangka pendek, yang merupakan alternatif termurah.

Ada beberapa kategori untuk ground support equipment, dan (GSE) terdiri dari dua kategori, yaitu:
1.non-powered equipment
2.powered equipment

1. NON-POWERED EQUIPMENT
CHOCKS

Chock digunakan untuk mencegah pesawat berg erak ketika parkir di apron atau di hanggar. Chocks diletakkan di depan dan di belakang roda landing gear pesawat. Chocks terbuat dari kayu yang keras atau karet yang keras.


BAG CARTS
Kereta angkut (Baggage carts), digunakan u ntuk mengangkut cargo, excess baggage, mail, dan material lainnya dari terminal ke pesawat atau sorting facility. Carts dilengkapi dengan system pengereman dengan memblok roda sehingga tidak bergerak ketika akan disambungkan dengan balok untuk ditarik. Banyak kereta yang dilengkapi dengan penutup, kecuali untuk bagian yang menggunakan plastik dilindungi dengan terpal sehingga items terlindungi dari kondisi cuaca.


DOLLIES FOR CONTAINERS AND PALLETS

Trolli untuk container dan pallet digunakan untuk mengangkut muatan di container dan pallet. Dari keduanya memiliki inbuilt rollers atau roll untuk memudahkan di dalam mengangkut container dan pallet ke dalam space pesawat. Container dan pallet juga wajib dilengkapi dengan built-in fuses. Mekanik rem bergantung kepada konstruksi blok roda ketika trolli diangkat ke atas atau sebaliknya. Trolli untuk container memiliki pola memutar untuk membuat container dapat berbalik arah secara langsung saat proses loading ke dalam pesawat. Semua bagian pada trolli, baik roda, pole, system pengereman, bagian sambungan haruslah sesuai prosedur.



2. POWERED EQUIPMENT REFUELLERS

HYDRANT TRUCK AIRCRAFT REFULLER
Aircraft refuellers biasa juga disebut fuel truck, atau hydrant truck. Fuel truck sendiri dapat mengangkut bahan baker sekitar 10,000 US gallons, fuel truck memiliki alat pemompa, penyaring, selang karet, dan peralatan lainnya. Sebuah hydrant cart bergerak ke pipeline network untuk menyediakan bahan bakar pesawat. Ada perbedaan yang signifikan antara hydrant system dengan fuel truck, hydrant system lebih menguntungkan karena fuel truck harus mengisi kembali secara berkala.


TUGS AND TRACTORS
Tugs dan tractors memiliki beberapa fungsi dan tujuan di dalam memberikan pelayanan pendukung di darat. Mereka digunakan untuk menarik atau menggerakkan alat-alat ground support yang mengalami kerusakan, termasuk bag carts, mobile air conditioning units, air starters, lavatory carts, and peralatan lainnya.


GROUND POWER UNITS

Ground power units
Ground power unit adalah kendaran yang mampu menyuplai tenaga ke pesawat yang sedang berada di parkir area. Ground power units juga memungkinkan dapat menyuplai jetway, mempermudah suplai energi listrik ke pesawat. Semua pesawat yang memiliki syarat 28V arus searah, dan 200V 400HZ arus bolak balik, energi listrik dibawa dari sebuah generator yang disambungkan ke pesawat lewat kabel yang sangat tebal. Kabel penghubung ini adalah standar untuk semua pesawat.


AIRPORT BUSES

Bis digunakan untuk mengangkut penumpang, dan memindahkan penumpang dari pesawat ke terminal, atau dari satu terminal ke terminal yang lainnya. Di beberapa Bandar udara bis hanya dapat digunakan untuk penumpang yang berada di lantai dasar, apabila berada di lantai 2 biasanya penumpang menggunakan garbarata, bis terkadang disebut sebagai mobile lounges.


CONTAINER LOADER

Loader untuk pesawat berbadan lebar (aircraft platform) digunakan untuk loading dan unloading cargo yang berada di container atau di pallet. Loader memiliki dua peron yang secara bebas mengangkat dan menurunkan. Container dan pallet saat di loader digerakkan dengan built-in rollers atau roda, dan diangkut ke pesawat melewati peron.


TRANPORTERS

Container transporters
Transporters adalah peron kargo yang memiliki konstruksi untuk membantu proses loading dan unloading. Tipe transporter tergantung pada load capacity container yang akan diangkut, dan berlaku juga untuk pallet serta transporter yang lebih besar.

AIR STARTER

A jet air starter
Sebuah air starter adalah sebuah kendaraan yang dilengkapi dengan mesin gas turbin yang, selama menghidupkan pesawat membutuhkan udara seperlunya agar mesin pesawat dapat hidup. Selama kompresor tidak bisa bekerja sendiri mengantarkan udara yang cukup, udara disediakan oleh air starter. Air starter mengeluarkan udara dengan selang yang didekatkan ke pesawat.


POTABLE WATER TRUCKS
Potable water trucks adalah kendaraan khusus yang mengisi drinking water di tangki pesawat. Air disaring dan dilindungi dari beberapa elemen selama tersimpan di kendaraan. Sebuah pompa di kendaraan membantu menggerakkan air dari kendaraan ke pesawat.


LAVATORY SERVICE VEHICLES
Kendaraan lavatory service kosong dan mengisi dari lavatories onboard aircraft, kotoran yang tersimpan di tangki, kemudian dibersihkan dengan kendaraan ini, setelah tangki dibersihkan kemudian diberikan campuran air dengan disinfecting concentrate, biasa disebut blue juice. Beberapa Bandar udara memiliki kereta lavatory yang lebih kecil dan harus ditarik dengan penarik.



CATERING VEHICLE

Catering vehicle
Catering juga meng unloading minuman dan makanan yang tidak habis terkonsumsi, selain me loading makanan dan minuman yang baru untuk penumpang dan crew. Tipe makanan di antar dengan kereta yang distandarkan. Makanan dibuat di darat sesuai dengan banyaknya permintaan (apart from chilling or reheating).
Kendaraan catering terbuat dengan lifting system, platform and an electro-hydraulic control mechanism. Kendaraan dapat mengangkat dan menurunkan, peron dapat menggerakkan ke depan pesawat.



BELT LOADERS
Belt loader adalah kendaraan yang menyediakan moveable belts untuk loading dan unloading baggage dan cargo. Sebuah belt loader digerakkan untuk membuka ruang di bawah pesawat, dikenal sebagai bin atau pit. Belt loader banyak digunakan pesawat kecil yang tidak dapat menggunakan container. Baggage tersimpan tanpa container melainkan dengan bulk loading.


PASSENGER BOARDING STAIRS

Passenger boarding stairs terkadang disebut tangga udara, digunakan untuk mengangkut penumpang dari darat ke kabin pesawat. Semenjak banyak pesawat yang memiliki pintu pesawat yang tinggi dari darat, tangga membantu penumpang naik dan turun dengan aman serta efisien. Ada beberapa tangga yang seperti eskalator sehingga mempermudah penumpang, ada juga tangga yang biasa saja. Banyak tangga yang dapat menyesuaikan ketinggian tangga dengan ketinggian pesawat.


PUSHBACK TUGS AND TRACTORS

Taxing in/pushing back

Pushback tugs banyak digunakan untuk menarik pesawat dari runway menuju apron, begitu juga sebaliknya. Tugs ini sangat bertenaga karena memiliki mesin yang besar. Pushback tug juga bisa mendorong pesawat dalam beberapa situasi, seperti mendorong ke hangar. Ukuran tugs disesuaikan dengan ukuran pesawat. Beberapa tugs menggunakan tow-bar sebagai penghunbung antara pesawat dengan tug itu sendiri. Selama menarik tugs menggunakan gear secara perlahan agar mempermudah



DE /ANTI-ICING VEHICLES

A de/anti-icing vehicle
Prosedur dari de/ anti icing, melindungi pesawat dari kebekuan akibat tertutup salju, dengan menggunakan kendaraan khusus yang memiliki tangan-tangan, seperti sebuah cherry picker untuk mempermudah akses masuk ke pesawat. Sebuah selang penyempot khusus mencairkan ice pada pesawat, juga mencegah penumpukkan salju selama berada di darat.



Sumber: Disini

Miniatur Bandara Terlengkap di Dunia

Miniatur bandara terbesar dan terlengkap di dunia saat ini adalah Knuffingen Airport, telah dibuka di Miniatur Wunderland di Hamburg, Jerman. Memiliki koleksi 40 pesawat yang lepas landas dan mendarat dan juga 90 jenis kendaraan yang parkir di sekitar landasan pacu secara otomatis. Untuk bisa beroperasi dengan baik Miniatur bandara ini memerlukan waktu enam tahun untuk pengembangannya, dan biaya pembangunan miniatur bandara ini memerlukan dana sekitar 3,5 juta euro.Selain lengkap miniatur Bandara/airport ini juga di klaim sebagai yang TERBESAR didunia.

Senin, 03 Oktober 2011

Dunia Replika Burung Besi

Pemilihan Skala

Ukuran skala Die-cast models yang paling sering ditemui di seantero dunia dan diproduksi secara massal adalah 1:200, 1:400, 1:500, dan 1:600. Model-model terbaik berskala 1:200 yang mempunyai kualitas terbaik ( dari segi detil warna, teknik pengecatan, dan detil spare parts ) adalah produksi Herpa Wings(Jerman) dan StarJets (AS). Model-model produksi kedua perusahaan tersebut terbuat dari besi dengan beberapa bagian terbuat dari plastik, seperti roda-roda pendarat dan mesin (untuk lebih dapat memperjelas detilnya). Produk pesawat model berskala 1:200 lain yang juga sering ditemui adalah produksi Long Prosper dan Wooster. Bagi kolektor yang lebih menyukai pesawat model sebagai hiasan meja ( antara lain sebagai pelengkap etalase biro perjalanan/agen tiket ), kedua jenis produk ini cukup menarik, karena ukurannya ideal (tidak terlalu besar atau terlalu kecil), sehingga logo maskapai penerbangan yang diwakilinya terlihat jelas, selain itu, koleksi logo maskapai penerbangan yang dilempar ke pasaran cukup lengkap ( termasuk beberapa special livery seperti Wunala Dreaming untuk pesawat Boeing 747-400 Qantas ). Sifatnya pun portabel – mudah dibawa karena terbuat dari plastik, dan jika akan dikemas dalam kotaknya cukup melepas kedua sayap, ekor horizontal, dan stand-nya. Namun bagi kolektor yang menyukai detil, produk Long Prosper dan Wooster tidak terlalu menarik, terutama karena tidak disertai roda-roda pendarat ( image yang ditampilkan adalah model pesawat yang sedang terbang di udara – dengan roda-roda pendarat yangretracted atau berada dalam ruangnya ). Karena berbahan baku plastik, harganya pun tidak terlalu mahal untuk ukuran skala 1:200 – jika dibandingkan dengan harga pesawat model skala 1:200 produksi Herpa Wings yang rata-rata mencapai USD 100.00 per unitnya.

Produsen utama yang bermain di pasar pesawat model berskala 1:400 selama ini adalah Big Bird, Dragon Wings, Gemini Jets, Herpa Wings, Aeroclassics dan Tucano Line. Menurut pengamatan Penulis, kualitas model-model kelima produsen tersebut hampir sama baiknya. Produksi terbanyak, dari segi keragamanlivery maskapai penerbangan dan jenis pesawat terbang, dihasilkan oleh Gemini Jets – yang sekaligus juga memproduksi model-model berskala 1:400 dengan kualitas detil paling terperinci. Dragon Wings menyusul di urutan kedua. Perusahaan yang berkedudukan di Hongkong ini memproduksi model-model berskala 1:400 dengan keragaman airline livery, kualitas detil, dan jenis pesawat terbang yang kurang lebih sama seperti Gemini Jets, hanya saja, kedua sayapnya terbuat dari plastik – sehingga harganya sedikit di bawah Gemini Jets; namun menurut salah satu dealer Dragon Wings di Jakarta (Peter&Partner Hobby Shop), karena terbuat dari plastik, sayap pesawat model produksi Dragon Wings mudah patah. Dragon Wings juga memproduksi beberapa edisi khusus model pesawat terbang ( umumnya dengan special livery dan dipasarkan lebih mahal daripada model-model regulernya ) dengan merk Jet-X. Jet-X saat ini juga telah memproduksi sejumlah kecil model berskala 1:500, yaitu jenis Embraer Regional Jet (ERJ) 145 dan CRJ 200 ( di antaranya dalam livery China Southern Airlines dan Alitalia ). Tucano Line dan Big Bird menguasai ceruk pasar pesawat terbang skala 1:400 – Tucano Line merupakan satu-satunya produsen model berskala 1:400 yang menghasilkan model-model pesawat jet komersial Rusia ( misalnya: TU-154 Aeroflot, Air Koryŏ, Cubana, atau Sichuan Airlines ), sementara Big Bird hanya memproduksi model pesawat Boeing 747 berskala 1:400. Kualitas detilnya sama baiknya dengan Gemini Jets, tetapi produksinya sangat terbatas dan umumnya merupakan model dengan special livery ( contoh: Boeing 747-400D ANA dengan gambar tokoh-tokoh Pokémon ). Asal tahu saja, Big Bird adalah perusahaan yang tidak pernah mencantumkan alamat pabrik maupun website-nya pada kemasan, sebab bisnis yang mereka lakukan adalah ilegal ( memproduksi model-model pesawat terbang sama sekali tanpa lisensi / izin dari maskapai penerbangan yang bersangkutan – alias menggunakan nama atau trade mark perusahaan lain untuk keuntungan pribadi ). Walaupun demikian, model-model keluaran Big Bird tetap dijual dengan harga di atas model-model reguler yang diproduksi keempat produsen lainnya. Aeroclassics mempunyai pangsa pasar tersendiri: mereka memproduksi jenis pesawat maupun livery historis ( pesawat terbang dengan logo yang saat ini sudah tidak digunakan lagi ). Jenis model yang dirpoduksi antara lain: Douglas DC9-10, Vickers Viscount, dan Lockheed Electra ( sayangnya sampai saat ini Aeroclassics belum memproduksi model Mandala Airlines – padahal model pesawat Lockheed Electra dengan logo Mandala sangatlah menarik; sampai awal tahun 1990-an maskapai ini masih mengoperasikan 2 unit pesawat berbaling-baling empat tersebut, masing-masing dengan registrasi PK-RLD “Kencana Wungu” dan PK-RLF “Rangga Gading” ). Rilis terbaru Aeroclassics yang disambut sangat antusias oleh para kolektor di Indonesia ada 3 model Fokker F28 Mk1000/3000 dalam livery Garuda Indonesia, Merpati Nusantara, dan Pelita Air ( ketiga model ini sekarang sangatlah sulit diperoleh lantaran diproduksi dalam jumlah yang terbatas ).

Satu-satunya produsen model pesawat terbang berskala 1:600 adalah Schabak, yang berkedudukan di kotaNürenberg, Jerman. Jangan ditanya kualitasnya – model-model produksi Schabak adalah yang terburuk di dunia ( walaupun beberapa model skala 1:200 produksi Indonesia, seperti yang dijual di Terminal II Sœkarno-Hatta masih jauh lebih buruk penampilanya ). Hal ini disebabkan Schabak menggunakan decal(stiker air) untuk “mengecat” model-modelnya, sehingga tak jarang stiker tersebut terkelupas dari tubuh mauopun ekor pesawat terbang ( atau warnanya berubah akibat pengaruh ultraviolet – yang seharusnya putih lama-kelamaan menjadi kuning muda ). Selain itu, kualitas detil bagian-bagian tubuh pesawat ( roda-roda pendarat, flaps, winglet, engine pylon, jenis mesin, jumlah jendela/pintu, dll ) sangatlah rendah. Harganya pun jauh lebih murah ( rata-rata sekitar 60% harga model-model pesawat berskala 1:500 ), namun masih tergolong terlalu mahal untuk diberikan kepada anak-anak sebagai mainan. Schabak juga memproduksi beberapa model pesawat terbang dalam skala 1;500, namun kualitasnya tetap saja rendah dan tidak pantas untuk diperhitungkan. Namun karena perusahaan ini tidak meminta maupun membayar lisensi dari setiap model airline yang diproduksinya, jumlah ragam model yang diproduksi lebih banyak; atau dengan kata lain ada beberapa model yang tidak/belum diproduksi oleh produsen-produsen model pesawat terbang lainnya – contoh: Lockheed Tristar L1011 BWIA dengan logo steel drum, Boeing 727-200 Ariana Afghan Airlines dan Palestinian Airlines, Boeing 747-400 dan Airbus A340-300 Air China, atau L1011 American Trans Air dengan logo Pleasant Hawaiian Holidays. Penulis sendiri juga sebelumnya mengoleksi model-model berskala 1:600 produksi Schabak selama 10 tahun, namun karena semakin sulitnya memperoleh model-model tersebut di Indonesia maupun AS ( kalaupun ada, kondisinya pun tidak prima ), akhirnya mulai tahun 2001 Penulis berhenti mengoleksi pesawat model berskala 1:600. Sekitar awal 1990-an, model-model produksi Schabak cukup populer di Jakarta dan Surabaya – antara lain dijual di toko-toko hobby Best Replica, Sogo Department Store, dan Automobilia. Pemilik Best Replica mengemukakan karena rendahnya kualitas model-model Schabak ( sehingga banyak model pesawat yang tidak laku terjual lantaran stikernya rusak ), sejak tahun 1994 mereka hanya menjual produksi Herpa Wings berskala 1:500 dan 1:400. Kelemahan Schabak yang lain menurut Penulis adalah ketidakpedulian terhadap detil ukuran model pesawat; misalnya: tidak ada perbedaan panjang antara model Boeing 737-300 dan 737-400 ( seharusnya Boeing 737-400 memiliki fuselage yang lebih panjang daripada seri –300 ).

Sebagai kolektor pesawat model berskala 1:500,dalam artikel selanjutnyapenulis akan mengulas lebih dalam tentang perusahaan-perusahaan yang memproduksi model-model pesawat terbang tersebut.


source:
http://www.indoflyer.net